1 Pernyataanyang benar mengenai ciri-ciri kingdom animalia adalah 2) Untuk membedakan hewan invertebrata perlu diperhatikan hal- hal berikut, kecuali
Pembuahan atau fertilisasi adalah proses penyatuan sel sperma dengan sel telur untuk membentuk indivu baru. Fertilisasi pada hewan ada dua jenis, yaitu fertilisasi internal dan fertilisasi Fertilisasi Internal Fertilisasi Internal pada Hewan BertelurFertilisasi internal adalah pembuahan yang terjadi di dalam tubuh induk betina. Jadi sperma dari induk jantan harus dimasukkan ke dalam tubuh betina melalui kopulasi. Fertilisasi internal terjadi pada hewan-hewan yang hidup di darat, seperti kelompok hewan reptil, aves, dan mamalia. Setelah terjadi fertilisasi internal, ada tiga cara perkembangan dan kelahiran embrio, yaitu vivipar, ovipiar, dan ovovivipar. Vivipar adalah kelompok hewan yang embrionya berkembang dan mendapatkan makanan di dalam rahim induk betina. Contoh hewan vivipar adalah sapi, kucing, kerbau, tikus, dan harimau. Ovipar adalah kelompok hewan yang embrionya berkembang di dalam telur yang dikeluarkan dari tubuh induk betina dan dilindungi oleh cangkang. Embrio hewan ovipar memperoleh makanan dari cadangan makanan yang terdapat di dalam telur. Contoh hewan ovipar adalah ayam, merpati, angsa, bebek, dan itik. Ovovivipar adalah kelompok hewan yang embrionya berkembang di dalam telur, tetapi telur tetap berada di dalam tubuh induk betina. Setelah mencapai kurun waktu tertentu, telur akan pecah di dalam tubuh induk dan anaknya keluar. Contoh hewan ovovivipar adalah kadal, ular boa, dan ikan Fertilisasi EksternalFertilisasi Eksternal pada KatakFertilisasi eksternal adalah pembuahan yang terjadi di luar tubuh induk betina. Fertilisasi eksternal dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu fertilisasi eksternal tipe acak dan fertilisasi eksternal tipe sarang. Pada fertilisasi tipe acak, proses pelepasan sel telur dan sperma dilakukan di sembarang tempat. Sedangkan pada fertilisasi tipe sarang, proses pelepasan sel telur dan sperma di lakukan pada tempat tertentu yang disebut sarang, sehingga peluang terjadinya fertilisasi lebih besar. Contoh hewan yang melakukan fertilisasi eksternal adalah katak dan ikan.Kuncijawabannya adalah: D. melebur/bersatunya sel sperma dan sel telur. Menurut ensiklopedia, peristiwa berikut yang terjadi selama fertilisasi pada hewan adalah? melebur/bersatunya sel sperma dan sel telur. Lihat juga kunci jawaban pertanyaan berikut: Dibawah ini yang tergolong ke dalam proses penyerbukan yang melibatkan bantuan manusia ialah?
Pernyataan yg benar tentang fertilisasi hewan-hewan tersebut yakni … A. Hewan 1 & 2 mengalami fertilisasi inter- nal, sedangkan binatang 3 & 4 mengalami fertilisasi eksternal B. Hewan 1 & 3 mengalami fertilisasi eksternal, sedangkan hewan 2 & 4mengalami fertilisasi internal C. Hewan 1, 3, & 4 mengalami fertilisasi eksternal sedangkan hewan 2 mengalami fertilisasi internal D. Hewan 1 & 3 mengalami fertilisasi internal, sedangkan hewan 2 & 4 mengalami fertilisasi eksternal ​pernyataan yg benar perihal fertilisasi hewan binatang tersebut yaituPernyataan yg benar mengenai fertilisasi hewan-binatang tersebut adalah . 1 & 2 mengalami fertilisasi inter- nal, sedangkan hewan 3 & 4 mengalami fertilisasi eksternal. b. Hewan 1 & 3 mengalami fertilisasi eksternal, sedangkan hewan 2 & 4 mengalami fertilisasi internal c. Hewan 1, 3, & 4 mengalami fertilisasi eksternal, sedangkan hewan 2 mengalami fertilisasi internal 1 & 3 mengalami fertilisasi inter- nal, sedangkan binatang 2 & 4 mengalami fertilisasi eksternal​pernyataan yg benar perihal fertilisasi binatang binatang tersebutpertanyaan yg venar tentang fertilisasi binatang binatang tersebut yaitu Pernyataan yg benar tentang fertilisasihewan-hewan tersebut yakni …A. Hewan 1 & 2 mengalami fertilisasi inter-nal, sedangkan binatang 3 & 4 mengalami fertilisasi eksternalB. Hewan 1 & 3 mengalami fertilisasieksternal, sedangkan hewan 2 & 4mengalami fertilisasi internalC. Hewan 1, 3, & 4 mengalami fertilisasieksternal sedangkan hewan 2 mengalami fertilisasi internalD. Hewan 1 & 3 mengalami fertilisasi internal, sedangkan hewan 2 & 4 mengalamifertilisasi eksternal​ Jawaban A. Hewan 1 & 2 mengalami fertilisasi inter- nal, sedangkan binatang 3 & 4 mengalami fertilisasi eksternal pernyataan yg benar perihal fertilisasi hewan binatang tersebut yaitu kalo ga salah ya Pernyataan yg benar mengenai fertilisasihewan-binatang tersebut adalah . 1 & 2 mengalami fertilisasi inter-nal, sedangkan hewan 3 & 4 mengalamifertilisasi Hewan 1 & 3 mengalami fertilisasieksternal, sedangkan hewan 2 & 4mengalami fertilisasi internalc. Hewan 1, 3, & 4 mengalami fertilisasieksternal, sedangkan hewan 2 mengalamifertilisasi 1 & 3 mengalami fertilisasi inter-nal, sedangkan binatang 2 & 4 mengalamifertilisasi eksternal​ Jawaban Jawaban nya yg c ya Penjelasan karna hewan mampu mengalami fertilisasi internal atau melahirkan pernyataan yg benar perihal fertilisasi binatang binatang tersebut jawabannya a maaf ya kalau salah pertanyaan yg venar tentang fertilisasi binatang binatang tersebut yaitu pada no satu itu yaitu hewan mamaliapausdan no 2 itu kuda maritimmamaliamereka berdua fertilisasi internal ,sedangkan no 3 itu piscesikandan no 4 amphibikodok mereka ini fertilisasi eksternak
Jawabannyaadalah D. Sebab, fertilisasi adalah proses peleburan / penyatuan antara inti sel sperma dengan inti sel telur yang kemudian membentuk zigot. Sedangkan jawaban A, B, dan C salah. Sedangkan pembelahan sel telur sudah pasti salah karena fertilasi adalah peleburna / penyatuan dua inti sel dari hasil perkawinan. Maka A salah. - Fertilisasi berperan penting bagi seluruh mahluk hidup termasuk hewan. Kegiatan reproduksi ini dilakukan agar spesies hewan tidak punah dan dapat memiliki keturunan yang lebih sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu generatif dan vegetatif. Kegiatan reproduksi hewan tidak dapat berjalan tanpa adanya proses fertilisasi. Apa sih yang terjadi selama proses fertilisasi pada hewan? Nah, mari simak jawabannya di bawah dari Buku Pelajaran Biologi Untuk SMA oleh Begot Santoso, fertilisasi adalah proses bertemunya sel kelamin jantan sperma dengan sel kelamin betina ovum. Proses fertilisasi pada hewan terbagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut. Fertilisasi secara eksternal di luar tubuh adalah proses pembuahan sel telur betina oleh sel telur jantan yang terjadi di luar tubuh secara internal di dalam tubuh adalah proses pembuahan sel telur betina oleh sel telur jantan yang terjadi di dalam tubuh yang dilakukan secara eksternal terjadi karena betina menyimpan sel telur yang sudah diubah menjadi telur. Kemudian pejantan akan mengeluarkan sel sperma di lingkungan sangat mempengaruhi fertilisasi secara eksternal, apabila lingkungan tercemar maka sel telur dan sel sperma akan mati bahkan sebelum pembuahan dimulai. Hal ini menyebabkan kesempatan hidup fertilisasi eksternal tergolong Fertilisasi pada HewanContoh hewan yang mengalami fertilisasi secara eksternal adalah ikan dan katak. Dikutip dari katak jantan akan menempel pada punggung katak betina sambil menekan perutnya dengan menggunakan kaki bagian depan dan merangsang pengeluaran telur ke dalam telur yang dikeluarkan terselimut oleh selaput telur membran vitelin. Bersamaan dengan keluarnya telur ke dalam air, katak jantan akan mengeluarkan sperma untuk membuahi sel telur tersebut sehingga terjadilah dalam fertilisasi secara internal, sel sperma masuk ke inti sel telur dan fusi gamet proses peleburan sepenuhnya dilakukan dalam tubuh betina. Sementara contoh hewan yang mengalami proses fertilisasi secara internal ada golongan reptil, aves, dan mamalia, hanya satu sel sperma yang diperlukan untuk pembuahan. Jadi untuk mencegah masuknya sel spermatozoa yang lain, sel telur mempunyai dua sistem pertahanan yaitu zona pellusida dan membran vitelin. Contoh proses fertilisasi secara internal dari mamalia diawali dengan mamalia jantan menghamili mamalia betina dengan cara memasukkan alat kelamin jantan penis ke dalam liang alat kelamin betina vagina.Nah, hasil dari proses fertilisasi dinamakan zigot. Zigot merupakan gabungan dari kedua sel kelamin. Seiring perkembangannya, zigot akan membelah diri secara mitosis dan berulang-ulang hingga membentuk embrio yang diawali dari zigot ini akan terus berkembang sampai berdiferensiasi menjadi berbagai organ tubuh untuk membentuk individu baru. Urutan perkembangbiakan zigot dapat dijadikan poin berikut. Zigot > Morula > Blastula > Gastrula > Membentuk individu baruMeskipun dalam proses fertilisasi ukuran ovum jauh lebih besar daripada sperma, keduanya tetap memberikan sumbangan kromosom dengan gen-gen yang sama kepada individu dapat disimpulkan peristiwa yang terjadi selama fertilisasi pada hewan adalah bertemunya sel sperma jantan dengan sel telur jawaban dari pertanyaan apa yang terjadi selama fertilisasi pada hewan. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan detikers mengenai proses reproduksi hewan! Simak Video "Pesona Wisata Sumenep Pantai, Sejarah, dan Tradisi" [GambasVideo 20detik] des/des genberpisah secara acak saat fertilisasi; gen bertemu secara acak saat fertilisasi; gen berpisah secara acak saat pembentukan gamet; gen bertemu secara acak saat pembentukan gamet; Semua jawaban benar; Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: D. gen bertemu secara acak saat pembentukan gamet.- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DPKP DIY terus melakukan pengawasan terhadap mobilitas hewan ternak kurban yang akan masuk ke wilayahnya. Hal ini guna memastikan seluruh hewan kurban yang masuk ke DIY dalam kondisi sehat menjelang Idul Adha. Kepala DPKP DIY Sugeng Purwanto menuturkan ada sebanyak tujuh pintu masuk hewan ternak di wilayah DIY. Pengawasan itu dilakukan dengan memeriksa surat keterangan hewan-hewan yang datang. "Ada tujuh pos lalu lintas ternak di perbatasan wilayah [DIY], kami lakukan pengecekan surat keterangan kesehatan hewan [SKKH]," ujar Sugeng, Sabtu 10/6/2023. Pengawasan ini dilakukan, kata Sugeng, guna memastikan hewan kurban itu benar-benar sehat. Tidak terjangkit baik penyakit mulut dan kuku PMK dan Lumpy Skin Disease LSD. Baca JugaOlah Daging Kurban Idul Adha Jadi Resep Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih Rasanya Hot di Lidah Pihaknya memang belum mengetahui secara persis peta penularan PMK maupun LSD di luar daerah. Kendati begitu, untuk DIY sendiri, ia menyebut bahwa kasus PMK pada sapi masih cenderung landai. Sedangkan untuk kasus penyakit LSD masih pada tahap pengobatan dan vaksinainasi. Meskipun belum semua hewan ternak di DIY mendapatkan vaksinasi tapi proses itu terus berjalan. Berdasarkan data yang dimiliki, vaksinasi PMK baru menjangkau sebanyak ekor dari total populasi sapi di DIY sekitar 900 ribu ekor. Sedangkan, vaksinasi LSD baru menjangkau ekor saja. "Hewan ternak saya yakin masih ada yang terjangkit PMK dan LSD, tapi pada porsi dan persentase yang sangat rendah, masih dalam jangkauan kami," ucapnya. Tak hanya memantau dan mengawasi pintu masuk hewan ternak yang ada di DIY. Pihaknya juga bekerja sama dengan tim kesehatan untuk memantau pasar-pasar hewan serta di tempat pemotongan hewan kurban nanti. Baca JugaOlahan Daging Kambing Satu Ini Bikin Ngiler, Resep Kambing Kecap Pedas, Bisa Jadi Menu Idul Adha "Meski PMK mulai aman, LSD mulai 'clear' ini bukan berarti membuat kami lengah," katanya.
Pernyataanyang benar mengenai hewan pada gambar I dan II adalah Hewan I melakukan mimikri, sedangkan hewan II dapat mengeluarkan bisa Hewan I dan II melakukan autotomi untuk melindungi diri
- Tidak hanya terjadi pada tumbuhan, hewan juga mengalami perkembangbiakan secara generatif dan vegetatif. Perkembangbiakan secara generatif dilakukan lewat kawin atau seksual. Sedangkan perkembangbiakan secara vegetatif dilakukan dengan tidak kawin atau secara generatif Menurut Keni Andewi dalam buku Kelangsungan Hidup Organisme 2010, perkembangbiakan secara generatif adalah proses perkembangbiakan untuk membentuk individu baru, yang dilakukan dengan penyatuan sel kelamin jantan dan betina. Dalam proses perkembangbiakan ini, individu baru yang dihasilkan akan memiliki sifat yang tidak seratus persen sama atau tidak persis dengan induknya. Penyebabnya ialah karena terjadinya penggabungan sifat dari kedua induknya yang berbeda. Baca juga Apa yang Dimaksud dengan Perkembangbiakan Vegetatif Alami?Perkembangbiakan generatif pada hewan bisa dilakukan lewat tiga cara, yakni Ovipar atau bertelurContohnya ikan, ayam, bebek, serangga, dan hewan amfibi. Vivipar atau melahirkanContohnya kucing, paus, lumba-lumba, kambing, dan anjing. Ovovivipar atau bertelur dan melahirkanContohnya bangsa reptil, seperti ular dan kadal. Perkembangbiakan secara vegetatif Mengutip dari buku Seri Sains Perkembangbiakan Makhluk Hidup 2019, perkembangbiakan secara vegetatif merupakan proses perkembangbiakan untuk membentuk individu baru, yang dilakukan dengan cara tidak kawin dan hanya membutuhkan satu induk saja. Berbeda dengan generatif, perkembangbiakan vegetatif tidak menyatukan sel kelamin jantan dan betina. Individu baru ini dihasilkan dari bagian tubuh induknya. Maka, mayoritas individu baru ini memiliki sifat dan karakter yang mirip seperti induknya. Perkembangbiakan vegetatif pada hewan bisa dilakukan lewat tiga cara, yakni TunasContohnya hydra dan poryfera. Membelah diriContohnya amoeba. FragmentasiContohnya planaria. Baca juga Apa yang Dimaksud dengan Perkembangbiakan Vegetatif Buatan? Perbedaan perkembangbiakan generatif dan vegetatif pada hewan Antara perkembangbiakan generatif dan vegetatif pada hewan, keduanya memiliki beberapa perbedaan, yaitu Perkembangbiakan secara generatif Perkembangbiakan secara vegetatif Dilakukan secara kawin peleburan sel jantan dan betina Dilakukan dengan tidak kawin tidak ada peleburan sel jantan dan betina Membutuhkan sel jantan dan betina Membutuhkan satu sel induk Sifat individu baru tidak sama persis dengan induknya Sifat individu baru sama persis seperti induknya Dibagi menjadi tiga cara, yakni ovipar, vivipar, dan ovovivipar Dibagi menjadi tiga cara, yakni tunas, membelah diri, dan fragmentasi Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Ilustrasidaur hidup cacing. Foto: Unsplash. Cacing hati atau Fasciola hepatica adalah anggota Trematoda (cacing isap) dari filum Platyhelminthes. Cacing jenis ini hidup pada saluran empedu hewan ternak dan menjadi parasit. Mengutip buku Biologi Jilid 1 oleh Diah Aryulina dkk, cacing hati mengambil makanan dengan menggunakan alat isap yang menempel pada inang. Skip to content Beranda / Ibu dan Anak / Kehamilan / Apa itu Fertilisasi dan Seperti Apa Prosesnya? Apa itu Fertilisasi dan Seperti Apa Prosesnya? Fertilisasi adalah salah satu proses di dalam tubuh perempuan sebelum kelahiran bayi mungil. Proses pembuahan yang berhasil membuat Anda memiliki kesempatan yang lebih besar untuk segera memiliki bayi dan tahu lebih dalam apa pengertian fertilisasi dan bagaimana prosesnya terjadi? Baca lebih lanjut penjelasan di bawah ini untuk menemukan jawabannya! Pengertian Fertilisasi Fertilisasi adalah proses penyatuan kedua sel gamet, yaitu sel telur dari pihak perempuan dan sel sperma dari pihak laki-laki. Proses fertilisasi sering juga disebut sebagai proses pembuahan. Hasil dari proses pembuahan di dalam fertilisasi akan menghasilkan sebuah sel tunggal yaitu zigot. Tempat terjadinya fertilisasi pada manusia adalah di dalam tuba fallopi wanita atau oviduct. Pada manusia, fertilisasi yang terjadi merupakan fertilisasi internal. Fertilisasi internal adalah proses pembuahan yang terjadi di dalam tubuh induk betina. Memang, fertilisasi pada manusia akan menghasilkan jumlah individu yang lebih sedikit tetapi lebih aman. Fungsi Fertilisasi Fertilisasi yang terjadi bukanlah tanpa fungsi. Pada semua makhluk hidup termasuk manusia, fertilisasi memiliki beberapa fungsi. Tak pelak, fungsi utama fertilisasi adalah menghasilkan keturunan. Masih ada beberapa fungsi fertilisasi lainnya, Mengaktivasi sel telur untuk memulai proses perkembangan Menurunkan materi genetik dari jantan dan betina ke anak Membuat jumlah kromosom dari haploid menjadi diploid lagi Menentukan jenis kelamin anak Baca juga Proses Kehamilan, Mulai dari Pembuahan hingga Janin Berkembang Bagaimana Proses Pembuahan Terjadi? Apabila semua hal yang dibutuhkan telah ada maka fertilisasi atau proses pembuahan bisa berlangsung. Seperti apa proses fertilisasi yang terjadi di dalam tubuh perempuan? Yuk, simak dengan seksama! Berikut ini adalah beberapa tahap yang diperlukan selama proses pembuahan 1. Proses Pematangan Sel Gamet Tahap utama dari fertilisasi adalah proses pematangan kedua sel gamet, yaitu sel telur dan sel sperma. Anda bisa melihat penjelasannya di bawah ini Proses Pematangan Sel Telur Sel telur yang bisa dibuahi adalah sel telur yang matang. Proses pematangan sel telur ada di dalam ovarium. Di dalam ovarium ada sekantung sel-sel telur yang masih muda, yaitu folikel. Folikel yang ada di dalam ovarium akan mengalami proses pematangan oleh sebuah hormon yaitu FSH atau Follicle Stimulating Hormone Hormon perangsang folikel. Hormon FSH akan merangsang folikel agar tumbuh dan menjadi lebih besar yaitu sekitar 20 mm. Hanya sel telur yang matang yang masih bertahan sedangkan yang lainnya akan hancur. Setelah sel telur matang berhasil didapatkan maka folikel besar akan merangsang hormon estrogen untuk membentuk lapisan rahim untuk tempat tumbuhnya janin. Lapisan rahim yang telah tumbuh ini akan ditangkap otak melalui hormon LH luteinizing hormone. Hormon LH inilah yang menjadi indikator untuk mendeteksi kehamilan melalui test pack kehamilan. Proses Pematangan Sel Sperma Sel sperma juga harus melalui proses pematangan sebelum terjadinya proses pembuahan. Proses pematangan sel sperma akan terjadi di dalam epididimis. Selama proses pematangan, sel-sel sperma akan mendapatkan modal’ untuk bisa membuahi. Akan tetapi, hanya ada satu sperma terunggul yang berhasil membuahi sel telur. 2. Ovulasi Setelah kedua sel gamet sama-sama matang maka harus terjadi proses ovulasi terlebih dahulu. Sel telur matang yang didapatkan akan dilepas dari ovarium ke tuba falopi sekitar 24 hingga 36 jam setelah hormon LH diproduksi. Sel telur yang ditangkap oleh tuba fallopi akan tetap disitu hingga muncul sel sperma dan membuahinya. 3. Ejakulasi Umumnya, proses pembuahan terjadi secara alami yaitu dengan cara hubungan intim sehingga terjadi ejakulasi dan jutaan sel sperma masuk ke dalam vagina. Setiap ejakulasi bisa terdapat sekitar 120 juta sel sperma per 1 mL cairan mani. Namun, tahap ejakulasi ini berbeda bila proses pembuahan dilakukan secara fertilisasi in vitro proses bayi tabung. Jutaan sel sperma akan masuk ke dalam vagina dan terus berenang hingga mencapai tuba fallopi. 4. Kapasitasi Spermatozoa Selama proses penyelaman sperma di dalam sistem organ kewanitaan, sperma akan mengalami kapasitasi. Kapasitasi adalah proses penyesuaian sperma di dalam rahim dengan cara melepas selubung glikoprotein. Dengan begitu, sperma akan tetap bertahan di dalam rahim hingga bertemu dengan sel telur. 5. Perlekatan Spermatozoa Setelah mengalami kapasitasi, sel sperma harus bisa melekat dulu dengan zona pelusida. Zona pelusida adalah lapisan terluar dari sel telur. Fungsi dari perlekatan spermatozoa sel sperma pada zona pelusida adalah untuk memastikan bahwa jumlah kromosom sperma sama dengan jumlah kromosom sel telur. Jika sel sperma yang bertemu dengan sel telur manusia berbeda spesis maka sel sperma tersebut tidak dapat melekat apalagi membuahi. Inilah tahap penting yang menjelaskan mengapa hanya spesis yang sama yang dapat menghasilkan keturunan. Baca juga 12 Tanda Proses Pembuahan yang Berhasil, Pasutri Harus tahu! 6. Reaksi Akrosom Sebelum spermatozoa menembus zona pelusida maka sel sperma harus mengalami reaksi akrosom. Reaksi akrosom adalah reaksi di mana sel sperma mengalami proses pelepasan enzim-enzim hidrolitik untuk mencerna zona pelusida sehingga dapat ditembus. 7. Penetrasi Zona Pelusida Zona pelucida yang telah diinduksi oleh reaksi akrosom dari sel sperma tertentu akan dapat ditembus oleh sel sperma tersebut. Setelah itu, sel sperma pun akan melewati zona pelucida. 8. Peleburan Membran Sel Gamet Sel sperma yang berhasil menembus zona pelusida akan masuk ke dalam sitoplasma sel telur dengan melepaskan ekornya. Hanya kepala spermatozoa saja yang masuk karena di dalam itu mengandung kromosom termasuk kromosom X atau Y penentu kelamin. 9. Perlindungan dari Sperma Lain Kepala sel sperma yang akan masuk akan mengaktivasi sel telur untuk melanjutkan pembelahan meiosis yang berguna untuk proses pembuahan. Selain itu, aktivasi sel telur juga akan mencegah polispermia mencegah masuknya sel sperma yang lain. 10. Difusi Sperma dan Ovum Setelah sel telur teraktivasi maka dinding terdalam sel telur akan terbentengi dari sel sperma yang lain. Setelah itu, akan terbentuk pronukleus jantan dari dalam kepala sel sperma dan pronukleus betina dari sel telur. Pembentukan pronukleus jantan dan betina akan mengalami singami atau penyatuan keduanya. Penyatuan kedua pronukleus ini akan mengalami difusi dan terjadilah proses fertilisasi. Hasil dari fertilisasi adalah zigot yang akan terus mengalami pembelahan mitosis hingga menjadi sebuah embrio atau cikal bakal janin. Janin pun akan berkembang selama kurang lebih 9 bulan di dalam rahim dan menunggu hari kelahirannya. Fertilisasi Buatan Tahapan awal alamiah fertilisasi adalah masuknya sel sperma melalui vagina dengan berhubungan seksual. Namun, seiring berkembanganya teknologi, terjadinya pembuahan di luar tubuh atau disebut dengan fertilisasi in vitro atau bayi tabung. Dalam proses fertilisasi buatan, sel telur diambil dari rahim wanita atau donor kemudian disuntikan dengan sperma. Setelah kurang lebih 6 hari, sel telur sudah berstatus aktif, kemudian dimasukan kembali ke rahim wanita yang ingin mengandung. Fertilisasi adalah proses yang kompleks, sehingga sebaiknya dipahami oleh para pasangan. Jika fertilisasi berhasil, maka sel telur yang telah aktif akan berenang’ menuju rahim lalu kemudian menempel di dinding rahim dan membentuk plasenta. Sementara, jika tidak berhasil, maka sel telur tidak akan aktif. Hal ini ditandai dengan peristiwa menstruasi. Baik fertilisasi secara alami maupun buatan, keduanya memiliki kemungkinan untuk gagal. Anonim. 2022. Conception. Diakses pada 22 Mei 2023 Columbia University. Fertilisation. Diakses pada 22 Mei 2023 Smith Lori. 2018. Fertilisation. Diakses pada 22 Mei 2023 Anonim. How Pregnancy Happens. Diakses pada 22 Mei 2023 DokterSehat © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi TFc3Lc.